Jumat, 26 Juni 2020

KHITAN DALAM AGAMA ISLAM – GRIYA SUNAT TIPAR CAKUNG

KHITAN DALAM AGAMA ISLAM – GRIYA SUNAT TIPAR CAKUNG


Sunat atau khitan merupakan salah satu bentuk ibadah yang disyariatkan agama Islam. Kata khitan sendiri berasal dari bahasa Arab, kha-ta-na, yang artinya memotong, yaitu memotong kulup sampai kepala penis keluar dan menonjol.

Khitan sendiri bermula dari ajaran Nabi Ibrahim AS. Dalam sebuah hadis riwayat Abu Hurairah juga disebutkan bahwa beliau berkhitan ketika usianya menginjak 80 tahun.
Pada zaman dulu ketika masih terjadi peperangan di Tanah Arab, khitan juga dijadikan pembeda antara kaum muslim dengan nasrani. Di medan pertempuran, orang-orang yang terbunuh didentifikasi dari khitannya—apakah ia seorang muslim atau bukan—sebab pada masa itu hanya pemeluk Islam-lah yang menjalani khitan.

Rasulullah bersabda yang artinya:

“Sunnah fitrah yang lima adalah khitan (sunat), istihdad (mencukur rambut kemaluan), memotong kuku, mencukur kumir, dan mencabut rambut ketiak” (HR. Bukhari 5889, Muslim 257)

Perintah mengenai wajibnya berkhitan ini juga tertuang dalam sebuah hadis ketika Rasul memerintahkan seorang laki-laki yang baru masuk Islam untuk berkhitan.
“Cukurlah (hilangkanlah) rambut kekafiran yang ada pada dirimu dan berkhitanlah!” HR. Abu Dawud no. 356, hadis hasan

Hukum Khitan Menurut Syariat Islam

Adapun hukum khitan adalah sunnah fitrah muakkad (sunnah yang sangat dianjurkan). Sebagian ulama juga menyatakan ibadah ini wajib hukumnya (terutama bagi laki-laki) dan tidak boleh ditunda sampai menginjak usia baligh.

Mengenai waktu paling utama, orang tua dianjurkan untuk mengkhitan anaknya pada hari ketujuh setelah kelahiran. Hal ini sesuai dengan hadis dari Jabir RA yang artinya:
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengaqiqah Hasan dan Husain dan mengkhitan mereka berdua pada hari ketujuh (setelah kelahiran).” HR. Ath Thabrani dalam Ash Shogir
Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma mengatakan, “Ada tujuh sunnah bagi bayi pada hari ketujuh, yaitu: pemberian nama, khitan, …” (HR. Ath Thabrani dalam Al Ausath)

Hikmah Berkhitan
Ada banyak keberkahan yang didapat seorang muslim dari khitan, yaitu:
           Mendapat Kemuliaan dari Allah SWT
           Khitan adalah bentuk kemuliaan yang diberikan Allah SWT kepada hamba-Nya. Selain menyempurnakan agama, sunat juga dapat memperbagus keindahan lahir dan batin seorang laki-laki.
           Khitan sebagai bentuk penyerahan diri, kesucian, kebersihan, serta hiasan seorang hamba kepada Tuhannya.
           Khitan dapat membantu mengontrol diri dari syahwat yang berlebihan.
           Khitan dapat menghindarkan seorang laki-laki dari berbagai infeksi dan penyakit menular seksual (PMS).

Doa Khitan

Saat melaksanakan prosesi sunatan, orang tua hendaknya membaca doa khusus agar si anak yang dikhitan menjadi pribadi yang saleh dan bermanfaat bagi sesama.

اَللهم وَفِّقْنَا  ِلاجْتِلاَبِ الْفَضَائِلِ وَجَنِّبْنَا مِنْ اِقْتِرَاحِ الرَّذَائِلِ. رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا اَعْذَارَنَا وَسَلِّمْ اُمُوْرَنَا وَصَحِّحْ مَخْتُوْنَنَا وَاقْضِ دُيُوْنَنَا وَبَلِّغْ اَمَالَنَا وَوَسِّعْ اَرْزَاقَنَا وَجُوْدِكَ يَاجَوَّادُ. اَللهم اِنَّا نَسْئَلُكَ السَّلاَمَ وَالْعَافِيَةَ عَلَيْنَا وَعَلَى الْحُجَّاجِ وَالْغُزَاةِ وَالْمُسَافِرِيْنَ مِنْ اُمَّةِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اَجْمَعِيْنَ فِيْ بَرِّكَ وَبَحْرِكَ اِنَّكَ عَلى مَا تَشَاءُ قَدِيْرٌ يَا نِعْمَ الْمَوْلى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ. سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.

“Ya Allah, berikanlah kami pertolongan untuk memperoleh keutamaan-Mu, serta jauhkan kami dari perbuatan hina. Ya Allah, terimalah khitan kami, selamatkanlah urusan-urusan kami, sembuhkanlah sakit kami karena khitan ini, bayarkanlah utang-utang kami, wujudkanlah cita-cita kami, serta lapangkanlah rezeki kami, wahai Zat Yang Maha Memberi. 

Ya Allah, semoga Engkau memberikan keselamatan kepada kami, orang-orang yang menunaikan ibadah haji, orang-orang yang berperang di jalan-Mu, serta kepada para musafir, yaitu umat Rasulullah Muhammad Sallallahu Alaihi Wasalam, baik yang ada di darat maupun di laut. Sesungguhnya Engkau berkuasa atas apa yang Engkau kehendaki, wahai sebaik-baik majikan dan sebaik-baik penolong. Mahasuci Allah, Tuhan yang memiliki kesucian dan segala sifat rendah yang mereka (orang kafir) sematkan. Dan kesejahteraan bagi para utusan Allah. Segala puji hanya milik Allah, Tuhan Semesta Alam.”

Selain melaksanakan kewajiban mengkhitan anak, orang tua juga sudah sepatutnya memilihkan tempat khitan terbaik demi kenyamanan si buah hati. Untuk urusan khitan yang aman, profesional, dan modern, serahkan saja ke Griya Sunat Tpar Cakung
.
GRIYA SUNAT TIPAR CAKUNG merupakan pusat khitan modern yang ditangani oleh tenaga medis dengan fasilitas dan layanan yang, berkualitas, dan higienis.

Sumber : sunat 123 jakarta


GRIYA SUNAT TIPAR CAKUNG
Jl. Tipar Cakung - Cakung Barat - Cakung
WA : 0878 8873 8678
WEBSITE :
www.sunatcakung.com
www.infokhitan.com
Facebook : Griya Sunat Tipar Cakung
Instagram : griya-sunat-tipar-cakung
Youtube : Griya sunat Tipar Cakung




Khitan Zaman Now dengan alat Terkini SUNATHRONE KLAMP tanpa jahit, tanpa verban, bebas kena air, langsung aktivitas dan BIUS TANPA JARUM. Melayani khitan Bayi, Anak, Dewasa, Gemuk, Repair, Massal. GRATIS KONTROL.

0 komentar:

Posting Komentar

Hubungi Kami

Contact Us
GRIYA SUNAT TIPAR CAKUNG
08568672878
Jl.Tipar Cakung, Gg. Benteng, Kp Baru RT. 002/08, Kel. Cakung Barat, Kec. Cakung Jakarta Timur