Jumat, 26 Juni 2020

KHITAN BAYI SEBUAH PILIHAN YANG TEPAT
KHITAN BAYI
SEBUAH PILIHAN YANG TEPAT



RUMAH SUNAT SEMARANG 081-6699-761
Kapan waktu paling baik melakukan sunat? Apakah itu pada waktu si Kecil masih bayi atau ketika ia sudah masuk sekolah dasar?

Di Indonesia yang mayoritas masyarakatnya memeluk agama Islam umumnya melakukan sunat pada anak laki-laki pada usia dini. Namun, tak jarang juga orang tua yang memutuskan untuk melakukan prosedur ini ketika usia anak masih sangat dini. Sunat bayi atau khitan bayi bukan tidak mungkin dilakukan, hanya saja diperlukan rekomendasi dari dokter. Para ahli berpendapat, bayi yang baru lahir, diperbolehkan melakukan sunat. 

Namun, usia yang paling umum untuk sunat neonatal adalah 10 hari setelah bayi lahir. Pada bayi yang lahir prematur, memiliki penyakit saat lahir, atau memiliki masalah dalam pembekuan darah, tentu tidak disarankan untuk melakukan prosedur ini, karena meningkatkan risiko terjadinya pendarahan serius. Bayi akan direkomendasikan untuk melakukan sunat bayi setelah kondisinya kesehatannya cukup stabil.

Why,,,,,,,
kita simak yuk….Ayah Bunda,,,,
Usia bayi merupakan usia dimana perubahan jumlah sel manusia terjadi paling cepat dan paling banyak. Jadi, sepanjang usia manusia dari bayi sampai tua, sel berlipat ganda untuk sembuh dan tumbuh paling banyak saat usia bayi. Masa bayi adalah masa " ke- Emasan" sekaligus masa "Kritis" seseorang. Dikatakan masa kritis karena pada masa ini bayi sangat peka terhadap lingkungan dan dikatakan masa ke- emasan karena masa bayi berlangsung sangat singkat dan tidak dapat diulang kembali, dengan usia 0-12 bulan.

Banyak orangtua mempertimbangkan untuk menyunat anaknya saat masih bayi dengan alasan akan lebih cepat sembuh karena relatif belum banyak gerak. Selain pertimbangan agama, banyak merasakan manfaatnya medis dari sunat, antara lain infeksi saluran kemih, kanker penis, dan infeksi menular tertentu pada pria. Karena itu pada usia bayi kalau ada luka paling cepat sembuh karena sel akan beregenerasi paling bagus saat itu. Kemudian, saat usia bayi kurang dari 6 bulan, biasanya anak kan belum bisa tengkurap. Jadi, lebih memudahkan proses keringnya luka, jika bayi berumur di atas 6 bulan sudah bisa berguling ke kiri kanan, balutan luka di penis yang kemudian tertekan pastinya bisa bikin mereka nggak nyaman kan? \

Makanya disarankan kalau pas usia Bayi jangan pas di atas umur 6 bulan. Selanjutnya adalah dampak trauma psikologis. Anak usia bayi nggak inget apa-apa, jadi nggak ada trauma pas dia disunat. Anak dianjurkan disunat pas usia bayi juga karena data statistik menunjukkan 20-40 % bayi mengalami fimosis (kulup penis menempel di kepala penis sampai nggak bisa ditarik ke belakang), fimosis bisa meningkatkan risiko infeksi dan demam. Jadi daripada nunggu anak usia SD lebih baik disunat aja kan………….

Kelainan-kelainan atau penyulit dalam sunat bayi.
Fimosis (Phimosis)
Phimosis atau fimosis adalah kelainan pada penis yang belum disunat berupa kulup atau kulit kepala penis yang melekat erat pada kepala penis bayi. Hal ini merupakan hal yang normal pada bayi dan anak-anak.

Fimosis merupakan kondisi normal pada bayi dan anak-anak yang disebabkan kulit kepala atau kulup penis belum terlepas secara sempurna dari kepala penis. Kulup akan terlepas dengan sendirinya seiring bertambahnya usia anak. Jangan mencoba untuk melepaskannya karena justru berisiko menimbulkan gangguan yang disebut parafimosis.

Gejala Fimosis
Fimosis pada bayi yang belum disunat merupakan kondisi normal yang diakibatkan oleh menempelnya kulup ke kepala penis. Kulup penis anak akan merenggang dengan sendirinya seiring bertambahnya usia. Kulup akan terlepas dengan sempurna umumnya pada usia 17 tahun. Meskipun umumnya fimosis pada anak merupakan kondisi normal, terdapat kondisi yang perlu diwaspadai pada penis anak, yaitu ketika kulup yang sudah terlepas tetapi menempel kembali atau kepala penis mengalami peradangan. Fimosis yang terjadi pada orang dewasa juga merupakan kondisi tidak normal. Orang dewasa yang mengalami fimosis dapat merasakan sakit, perih, dan menurunnya hasrat seksual.

Penyebab Fimosis
Fimosis merupakan kondisi normal pada anak-anak yang belum disunat, khususnya anak usia di bawah 3 tahun. Setelah itu, kulup akan melonggar dengan sendirinya sehingga dapat digerakkan atau ditarik ke belakang kepala penis.

Selain pada anak-anak, fimosis juga dapat terjadi pada orang dewasa yang belum disunat. Berbeda dengan anak-anak, fimosis pada orang dewasa merupakan kondisi yang tidak normal dan dapat disebabkan oleh:
Radang kepala penis
Infeksi kepala penis
Lichen sclerosus
Eksim
Psoriasis
Diabetes
Komplikasi Fimosis

Meskipun fimosis pada anak-anak merupakan kondisi yang normal, fimosis dapat menimbulkan komplikasi berupa infeksi penis. Jika terjadi pada orang dewasa, fimosis dapat menimbulkan komplikasi seperti di bawah ini:

    Fimosis yang terjadi secara
    Posthitis atau inflamasi pada kulup.
    Nekrosis atau pembusukan jaringan kepala penis.
    Autoamputasi kepala penis akibat pembusukan jaringan.

Pencegahan Fimosis
Fimosis merupakan kondisi yang normal pada anak. Tindakan pencegahan yang diperlukan adalah mencegah infeksi penis pada anak. Untuk itu, orangtua perlu mengajarkan anaknya agar selalu membersihkan dan mengeringkan penis secara rutin.

Sedangkan pada orang dewasa, membersihkan penis dilakukan untuk mencegah terjadinya atau terulangnya fimosis. Langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk membersihkan penis adalah:
Mencuci penis setiap hari dengan air saat mandi. Hal ini juga perlu dilakukan pada pria yang telah disunat.
Menggunakan sabun yang tidak mengandung parfum dan menghindari penggunaan deodoran pada penis untuk mengurangi risiko iritasi.

Penanganan Fimosis
Fimosis merupakan kondisi yang normal bagi anak laki-laki yang belum disunat. Namun, fimosis berisiko menimbulkan balanitis yang dapat ditandai dengan gejala berikut:
Kepala penis terasa perih, serta tampak membengkak dan memerah.
Keluar cairan kental dari kulup.
Terbentuk garis putih di sekitar kepala penis yang menyerupai
Terdapat darah pada urine.
Rasa terbakar atau nyeri pada saat buang air kecil.
Nyeri panggul bagian bawah.
Biasanya bila sudah seperti tanda dan gejala tersebut diatas, maka penanganannya adalah dengan jalan disunat. Supaya tidakterjadi gejala yang berulang.
Parafimosis
Parafimosis atau paraphimosis adalah kelainan pada penis yang menyebabkan kulup penis yang ditarik ke belakang tidak bisa kembali ke posisi semula. Parafimosis terjadi pada penis yang belum disunat. Kelainan ini dapat terjadi di segala usia bisa menimpa pada bayi, anak-anak dan dewasa, namun lebih sering terjadi pada anak-anak dan lansia.
Parafimosis akan menimbulkan rasa sakit dan bengkak di ujung penis. Kondisi ini harus segera ditangani untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.

Penyebab Parafimosis
Parafimosis terjadi saat kulup penis yang ditarik ke belakang tidak dapat dikembalikan ke posisi semula. Seseorang dapat menarik kulup ketika melakukan aktivitas tertentu, contohnya:
   
    Saat membersihkan penis
    Saat buang air kecil
    Saat menjalani pemeriksaan penis oleh dokter
    Saat dipasangkan kateter
Parafimosis termasuk kondisi yang jarang terjadi. Seorang pria lebih mudah mengalami parafimosis bila memiliki sejumlah faktor risiko berikut:

a. Masih bayi atau sudah lanjut usia
b. Memiliki kebiasaan menarik kulup penis
c. Mengalami cedera di sekitar alat kelamin
d. Menderita infeksi pada penis

Gejala Parafimosis
Ketika mengalami parafimosis, bayi atau anak akan merasakan gejala berupa rasa sakit dan pembengkakan di ujung penis. Di samping itu, terhalangnya aliran darah ke penis akan menyebabkan perubahan warna ujung penis menjadi merah tua atau biru, bayi atau anak dengan parafimosis juga akan kesulitan saat buang air kecil.
Apabila tidak segera ditangani, kondisi ini berpotensi menyebabkan kematian jaringan penis (gangrene). Kondisi ini berbahaya dan harus segera diobati.

Komplikasi Parafimosis
Komplikasi serius dapat terjadi jika parafimosis tidak segera ditangani. Komplikasi muncul akibat gangguan aliran darah dan oksigen ke kepala penis. Komplikasi tersebut meliputi:
Kerusakan jaringan kepala penis
Infeksi pada kepala penis
Kematian jaringan dan putusnya kepala penis

Pencegahan Parafimosis
Selain dengan sunat, menjaga kebersihan penis merupakan cara utama dalam mencegah kondisi seperti parafimosis. Langkah-langkah sederhana yang bisa dilakukan meliputi:
Tidak menarik atau membuka kulup bayi maupun balita.
Menjaga kebersihan area kelamin dan penis dengan rutin membasuh penis menggunakan air hangat, atau membersihkan area penis menggunakan sabun yang berbahan lembut

Penanganan
bila kulup yang ditarik ke belakang tidak bisa kembali ke posisi semula. Penanganan yang cepat dapat meredakan rasa nyeri dan mengatasi gangguan aliran darah yang terjadi, sehingga mencegah kerusakan penis lebih lanjut.
Usia dan tingkat keparahan parafimosis akan menentukan langkah penanganan parafimosis. Parafimosis yang terdeteksi dini dapat ditangani melalui prosedur sederhana, seperti:
Mengompres bagian yang bengkak dengan es
Mengeluarkan kumpulan darah
Menyuntikan obat hyaluronidase yang dapat mengurangi pembengkakan

Sunat dilakukan dengan cara memotong dan mengangkat seluruh kulup dari penis. Sunat dilakukan untuk menangani parafimosis yang sudah sangat parah. Selain sebagai bentuk pengobatan, sunat juga dilakukan sebagai pencegahan parafimosis pada waktu yang akan datang

Apakah sunat saat bayi akan memengaruhi ukuran alat vital si kecil nantinya?
Disunat pada usia bayi, usia balita, ataupun menjelang akil balig tak akan memengaruhi fungsi dan ukuran alat vital. Besar kecilnya alat vital, berkaitan dengan hormon, bukan sunat. Jadi yang mengatakan sunat akan memperbesar atau memperkecil alat vivital. Besar kecilnya alat vital, berkaitan dengan hormon, bukan sunat. Jadi yang mengatakan sunat akan memperbesar atau memperkecil alat vital itu hanyalah mitos.

Bagaimana dengan luka setelah sunat, apakah bisa cepat sembuh?
Sunat sekarang umumnya menggunakan benang yang tak perlu dilepas karena sifatnya melebur di kulit. Obat dan peralatannya pun kini banyak yang bisa membuat luka bekas sunatnya lebih cepat disembuhkan.
Beberapa keunggulan sunat pada bayi antara lain :
1. Lebih cepat sembuh.
2. Tidak terpengaruh psikologis anak.
3. Tidak perlu repot dan membujuk anak untuk khitan.
4. Terhindar dari penyulit ketika khitan (penis tenggelam pada anak gemuk, fimosis).
5. Mencegah penyakit infeksi saluran kencing (ISK).

Apakah yang harus dilakukan orangtua setelah bayinya menjalani sunat?
Perawatan penis pascasunat memang harus diperhatikan agar tak terjadi infeksi pada luka bekas operasi. Perawatannya sebagai berikut:
1. Usahakan penis selalu tetap bersih dan kering.

2. Jangan biarkan popok/celana dalam keadaan basah dan lembap.
3. Sehabis bayi pipis, bersihkan dengan air hangat di seputar luka, keringkan, lalu ganti popok/celana dalam si kecil.
4. Kenakan popok/celana yang longgar, jangan terlalu menempel ke penis karena dapat menimbulkan luka gesekan.

Kemana tempat pilhan yang paling tepat untuk buah hati ayah bunda?
RUMAH SUNAT SEMARANG adalah pusat sunat modern yang memberikan layanan sunat secara professional.
RUMAH SUNAT SEMARANG memposisikan diri sebagai klinik yang fokus memberikan berbagai pelayanan Sunat Modern yang dilakukan oleh dokter dan tim yang handal dan professional dan dilakukan oleh tenaga yang berpengalaman. Kami pun menyediakan layanan sunat untuk semua kalangan. Berbagai layanan sunat modern siap kami layani, seperti sunat bayi, sunat anak, sunat dewasa, sunat gemuk, sunat berkebutuhan khusus, sunat revisi dan kontrol post sunat.
Para tenaga kesehatan yang tergabung dalam sunatsemarang.com merupakan tenaga medis dengan pengalaman tinggi dalam bidang sunat. Tidak hanya berpengalaman tinggi, juga disertai dengan peralatan yang canggih dalam melaksanakan tugasnya. Sebagai buktinya, Anda dapat menemukan beragam metode sunat yang disediakan oleh sunatsemarang.com . Anda dapat menjumpai metode sunat konvensional yang memakai peralatan sederhana dengan disertai alat jahit dan perban. Selain itu, ada pula metode penyunatan modern seperti sunat laser (cauter), sunat klamp, sunat stapler, serta sunat lem. Semua metode tersebut dilakukan oleh tenaga ahli yang telah berpengalaman selama bertahun-tahun. Kelengkapan fasilitas yang tersedia di sunatsemarang.com, membuat proses penyunatan berlangsung secara aman. Tak hanya itu, kenyamanan selama proses penyunatan juga diperhatikan. sunatsemarang.com memberikan jaminan ruang sunat yang nyaman untuk segala usia, termasuk laki-laki dan perempuan.
Metode sunat yang popular untuk sunat bayi adalah metode Klamp (Clamp)
Metode Klamp ini sebenarnya punya banyak jenis seperti Gomco, Sunathrone Klamp, Ali’s Klamp, Tara Klamp, dan Smart Klamp. Di Indonesia sendiri, metode Tara Klamp dan Smart Klamp paling banyak digunakan dokter ahli bedah yang biasa menangani sirkumsisi.

Sunat smart Klamp diklaim sebagai metode paling aman karena minim perdarahan dan tidak memerlukan jahitan. Prosesnya pun relatif cepat dibandingkan metode sunat konvensional.
Metode sunat Smart Klamp diperkenalkan sejak awal 2001. Ahli bedah asal Jerman mengembangkan metode ini sebagai alternatif untuk teknik khitan konvensional. Smart Klamp juga dikenal sebagai teknik sirkumsisi cincin. Dokter akan membungkus penis dengan alat mirip tabung dan kulup yang akan dibuang dijepit menggunakan cincin penjepit khusus.

Setelahnya, bagian kulup tersebut dibuang menggunakan pisau bedah sesuai alur yang sudah dibuat. Oh ya, alat Smart Klamp juga tersedia dalam berbagai ukuran sehingga dapat digunakan pada bayi, anak-anak, hingga orang dewasa.
Berdasarkan studi yang dilakukan pada 2010, metode Klamp terbukti memiliki risiko perdarahan lebih kecil. Hasil studi tersebut menunjukkan bahwa dari 7.500 anak yang disunat menggunakan metode Klamp, total komplikasi akibat metode ini hanya sekitar 2 persen.

Jumlah tersebut tentunya jauh lebih rendah dibanding tingkat komplikasi pada metode sirkumsisi konvensional yang dapat mencapai angka 10 persen. Karena tingkat kegagalan yang rendah itulah, Badan Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan Klamp sebagai metode sirkumsisi yang paling aman
Salah satu faktor yang membuat sunat Smart Klamp banyak digemari adalah prosesnya yang relatif singkat. Biasanya, dokter bedah hanya membutuhkan waktu 2-5 menit untuk melakukan sirkumsisi, berbeda dengan teknik sunat konvensional yang dapat memakan waktu hingga 20 menit. Tidak heran jika metode satu ini sering digunakan pada acara sunatan massal.

Selain prosesnya singkat, lama penyembuhan pasca bedah pun bisa lebih singkat, lho. Berbeda dari teknik konvensional, Smart Klamp tidak membutuhkan jahitan. Meski demikian, risiko perdarahannya jauh lebih rendah. Untuk mempercepat proses pemulihan, pasien sunat biasanya diberikan obat atau salep yang digunakan pada area bekas sayatan. Tak jarang pula obat oral pun diberikan untuk mengurangi rasa nyeri.

Tidak Perlu Diperban
Teknik sunat dengan system Klamp ini merupakan satu-satunya Teknik khitan yang tidak menggunakan perban. Jadi dengan teknik ini sangat cocok bagi anak-anak yang masih mengompol terutama bagi anak anak dan bayi.

Boleh Mandi
Dengan teknik smart klamp, bekas luka di kulit-kulit kulup sudah terlindungi dengan jepitan klampnya, jadi sangat aman meski kena bash. Anak-anak yang habis dikhitan bias bebas melakukan aktifitas mandi bahkan berenang selama alat Klamp terpasang.
“Semoga sekarang Anda bisa lebih tenang menghadapi sang buah hati yang harus disunat.”

Salam sehat
Dokter pras rumah sunat semarang
081.565.29661
www.sunatsemarang.com
www.sunatindonesia.com
www.infosunatsemarang.com
www.dokterpras.com
www.infokhitan.com

Khitan Zaman Now dengan alat Terkini SUNATHRONE KLAMP tanpa jahit, tanpa verban, bebas kena air, langsung aktivitas dan BIUS TANPA JARUM. Melayani khitan Bayi, Anak, Dewasa, Gemuk, Repair, Massal. GRATIS KONTROL.

0 komentar:

Posting Komentar

Hubungi Kami

Contact Us
GRIYA SUNAT TIPAR CAKUNG
08568672878
Jl.Tipar Cakung, Gg. Benteng, Kp Baru RT. 002/08, Kel. Cakung Barat, Kec. Cakung Jakarta Timur